oleh

Pemkab Bekasi Perpanjang Belajar di Rumah Sampai 02 Mei 2020

KeizalinNews.com | Bekasi – Pemerintah Kabupaten Bekasi memperpanjang kebijakan belajar dari rumah bagi para pelajar guna menekan penyebaran Virus Corona (Covid-19) di wilayahnya. Tak tanggung-tanggung, pelaksanaan proses belajar mengajar dirumah diperpanjang hingga 02 Mei 2020.

Hal ini sesuai dengan isi surat edaran Bupati Bekasi bernomor 420/SE-37/DISDIK/2020 tentang Perpanjangan Waktu Belajar di Rumah dan Libur Awal Ramadhan Pada Masa Darurat Covid-19 di Kabupaten Bekasi.

Surat yang ditujukan bagi Pengawas dan Penilik Sekolah, Kepala PAUD Negeri dan Swasta, Kepala SD Negeri dan Swasta, Kepala SMP/MTS Negeri dan Swasta serta Kepala Pendidikan Lembaga Non Formal itu dikeluarkan Bupati Bekasi Eka Supria Atmaja per tanggal 09 April 2020.

“Berdasarkan pertimbangan situasi darurat meningkatnya jumlah Orang Positif Covid-19, Orang Dalam Pemantauan (ODP) dan Pasien Dalam Pengawasan (PDP) di Kabupaten Bekasi, maka waktu belajar di rumah untuk peserta didik PAUD, SD, SMP dan Pendidikan Non Formal diperpanjang sampai dengan tanggal 22 April 2020,” tulis point pertama surat edaran tersebut.

Sementara di point kedua, berdasarkan kalander akademik dan memperhatikan data penyebaran Covid-19 di Kabupaten Bekasi maka Libur Awal Ramadahan dimulai dari tanggal 23 April 2020 hingga 2 Mei 2020.

Surat Edaran ini tentunya mengubah kebijakan Pemerintah Kabupaten Bekasi, sebelumnya yang memperpanjang pelaksanaan proses belajar mengajar di rumah hingga 11 April 2020 saja.

Untuk diketahui, berdasarkan data di laman resmi Pusat Informasi dan Koordinasi Covid-19 Kabupaten Bekasi, pikokabsi.bekasikab.go.id hingga Kamis 09 April 2020 sekitar pukul 20.10 Wib jumlah kasus positif Covid-19 telah mencapai 34 dengan rincian 6 sembuh, 6 meninggal dunia dan sisanya masih menjalani perawatan. Selain itu terdapat juga 22 orang pasien suspect yang meninggal dunia.

Kemudian terdapat 1368 Orang Dalam Pemantauan (ODP) dengan rincian 701 selesai pemantauan dan 667 dalam pemantauan. Sedangkan Pasien Dalam Pengawasan (PDP) terdapat 314 orang dengan rincian 203 selesai pengawasan dan 111 masih dalam pengawasan.

(Cemat/BC)

Bagikan :

Komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

News Feed