oleh

Na’as, Akibat Jalan Tidak Rata Seorang Pengendara Motor Tewas Terlindas Truk

KeizalinNews.com | Bekasi – Akibat kondisi Jalan yang tidak rata atau tinggi sebelah, seorang pengendara motor tewas terlindas truk. Korban tewas seketika setelah badannya masuk kolong mobil, pada Senin (13/01/20) pagi.

Kanit Lakalantas Polres Metros Bekasi, Iptu Suripno mengatakan peristiwa naas itu menimpa AB (38) warga Desa Cipayung, Kecamatan Cikarang Timur, di Jalan Raya Kalimalang ruas Tegal Danas-Tegal Gede, tepatnya diwilayah Desa Cibatu, Kecamatan Cikarang Selatan.

“Iya betul, korban AB meninggal dunia di tempat kejadian,” ungkapnya.

Berdasarkan keterangan saksi mata, persitiwa ini bermula ketika korban yang mengendarai sepeda motor matic bernomor polisi B 4265 FXW melaju dari arah barat ke timur sekitar pukul 07.25 Wib.

“Saat tiba di lokasi kejadian, korban mencoba menghindari sepeda motor tak dikenal yang terjatuh didepannya dengan pindah ke jalur kanan,” katanya.

Naas, karena kondisi jalan tinggi sebelah, sepeda motor yang dikendarai AB justru tergelincir saat hendak kembali ke jalur sebelumnya. Dia membentur pintu sebelah kanan truck bernomor B 9814 FYV yang dikemudikan oleh UP (45) yang datang dari arah sebaliknya.

“Korban terjatuh, kemudian masuk ke kolong truk dan terkena ban belakang sebelah kanan hingga akhirnya meninggal dunia,” jelasnya.

Jenazah korban telah dievakuasi petugas kepolisian ke Rumah Sakit sambil menunggu dijemput pihak keluarga.

“Dari kejadian tersebut, kita amankan kendaraan yang terlibat kecelakaan berikut STNK-nya,” ujarnya.

Salah seorang warga, Nur (39) juga mengatakan, kecelakaan yang dialami pengendaraa motor di ruas jalan itu bukanlah yang pertama.

“Di jalur ini memang bahaya, engga siang engga malam, ada aja yang terjatuh. Hampir tiap hari ada yang jatuh,” ungkapnya.

Nur yang membuka warung nasi di pinggir Jalan Raya Kalimalang menuturkan, penyebab kecelakaan dijalur tersebut karena kondisi jalan yang berlubang dan tinggi sebelah.

“Dulu pernah diperbaiki, waktu mau lebaran sempat ditutup dengan aspal. Tetapi sekarang amblas dan berlubang lagi,” tuturnya.

Sementara itu, pengguna jalan Wahyu (28) menambahkan, kondisi jalanan semakin membahayakan pada saat malam hari. Sebab jalanan tersebut tidak memiliki penerangan.

“Kalau malam malah engga kelihatan ada lobang ataupun jalan yang tinggi sebelah,” kata Wahyu, driver ojek online.

Dari keterangan Nur maupun Wahyu, mereka mengharapkan adanya perbaikan jalan secara permanen oleh pihak terkait, agar bisa meminimalisir terjadinya kecelakaan.

(Cemat BP) 

Bagikan :

Komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

News Feed