oleh

Begini Penjelasan Ir. Irham Kenapa Bisa Menjadi Kepala Sekolah SMP Negeri 1 Takengon

Keizalinnews.com : TAKENGON – Insinyur (Ir) adalah gelar yang biasa disandang bagi lulusan Sarjana Pertanian dan selalu identik dengan bekerja di dinas perkebunan maupun di dinas pertanian, baik itu di swasta ataupun di pemerintahan.

Tetapi berbeda dengan yang dialami Ir. Irham, yang kini menjabat sebagai Kepala Sekolah SMP Negeri 1 Takengon, banyak menimbulkan pertanyaan dari berbagai kalangan masyarakat, juga dari berbagai kalangan bidang pendidikan.

Awalnya beliu beranjak dari bekerja sebagai guru honor di salah satu Sekolah Menengah Kejuruan (SMK) Pertanian di Aceh Tengah, disaat menjalani sebagai guru tenaga kontrak, ia mengikuti test seleksi ke Jakarta untuk diangkat sebagai guru pengajar di bidang pertanian yang ada diseluruh Indonesia.

100 (Seratus) orang yang hanya diterima dari seluruh Indonesia, termasuk dari Aceh hanya 5 (lima) orang yang lulus dalam test seleksi tersebut, salah satunya Ir. Irham dan selanjutnya mereka mengikuti pendidikan bagaimana tehknik cara metode tidaktik mengajar atau sebagainya, selanjutnya mengikuti pelatihan penajaman kejuruan ke Cianjur selama setengah tahun.

Selepas dari pendidikan ada pengangkatan pada tahun 1994 sebagai guru pengajar tetap di SMK Pertanian Pegasing hingga tahun 2005, dan kemudian dipindahkan ke SMA 6 Mutiara (Angkup) Kec. Silih Nara, hingga akhirnya ia menjabat sebagai wakil kepala sekolah di SMA 6 itu. Kemudian ada kesempatan untuk mengikuti ujian Calon Kepala Sekolah (Caklok) pada tahun 2006 yang di ikuti sebanyak 500 orang dari seluruh Aceh.

Hampir setengah tahun baru mendapat kabar kelulusannya, hanya 57 orang saja yang diterima sebagai calon kepala sekolah pada masa itu, setelah itu mereka mengikuti kursus Manajemen Berbasis Sekolah (MBS), untuk mendapatkan sertifikat syarat mutlak menjadi kelulusan manajemen kepala sekolah.

Beranjak dari kelulusannya ia pun mulai meniti karir dengan segudang pengalaman dengan menjabat di beberapa sekolah yang ia pimpin, saat ditemui awak media Keizalinnews.com diruang kerja nya, Selasa (08/10/2019), Ir. Irham menyampaikan,” selain pernah menjadi guru sekolah di SMK Pertanian Pegasing,” katanya.

“saya juga pernah menjabat di SMA 6 Mutiara (Angkup) tahun 2005-2006, juga pernah sebagai kepala sekolah di SMP N 19 Daling (Rusip) pada tahun 2008-2010, dan di SMP N 23 Burni Bius Kec. Silih Nara Kab. Aceh Tengah dengan waktu yang cukup lama menjabat sebagai kepala sekolah, dari tahun 2010-2018,” ucapnya.

Sehingga pada di tahun 2019 ini saya (Ir.Irham) dipercayakan memimpin sebagai kepala sekolah SMP Negeri 1 Takengon, oleh Bupati Aceh Tengah Drs. Shabela Abubakar, dengan tiga amat yang sangat saya ingat, ikuti serta berpegang teguh pada aturan-aturan yang ada di sekolah terpaforit di tingkat Sekolah Menengah Pertama (SMP) Kabupaten Aceh Tengah.

Kriteria yang membuat menjadi sebagai kepala sekolah SMPN 1 Tkn kata Drs. Shabela Abubakar,” selama menjadi guru dan menjabat kepela sekolah, belum pernah mengalami tersandung mslh hukum dan tidak pernah ada bemasalah disekolah manapun, tiga amanah Bupati Aceh Tengah yang disampaikan ke saya,” jelas Ir. Irham yang kelahiran Kampung Bale Kec. Lut Tawar.

“1. Jaga kebersihan sekolahan sebaik mungkin, 2. Lakukan lah Shalat Dzuhur bersama guru dan murid-murid, kalau bisa kosongkan sekolah pada saat waktu Shalat, 3. Jangan ada pungutan biaya sekolah terlalu banyak, pokoknya yang menyalahi aturan sekolah itu jangan di ikuti,” papar Kepala Sekolah SMP N 1 Takengon, dengan menirukan bahasa Bupati Aceh Tengah saat memberikan saran kepadanya. (Indra G)

Komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

News Feed