oleh

SEJUMLAH MASYARAKAT DI DESA AWELA MENUAI PROTES PENGERUKAN SUNGAI MA’U

KEIZALINNEWS.COM – NIAS,SUMUT. Masyarakat Desa Awela Kec. Hiliserangkai, Kab. Nias menuai protes atas pengerukan sungai Ma’u yang di duga di lakukan oleh Pihak kontraktor Pembangunan Jembatan Penghubung pada ruas jalan Ehosakhozi menuju Desa Orahili Kecamatan Hiliserangkai, Sejumlah warga masyarakat mengkritik atas tindakan oknum pemilik perusahaan CV. Sinar Gunung Salah seorang warga desa awela Oktober Dohőna alias Ama Misel Dohőna Kepada Media,Rabu 09/10/2019.

Menurutnya Pengerukan sungai Ma’u tersebut di khawatirkan akan berdampak buruk terhadap ekosistem bagi lingkungan pesisir sungai Ma’u.

Sebagai warga masyarakat setempat kami merasa keberatan atas tindakan pengerukan sungai Ma’u yang di duga yang di lakukan oleh Pihak Kontraktor Pada Pembangunan Jembatan Sungai Ma’u.”Di mana tindakanya itu sangat berakibat fatal terhadap lingkungan,”ujar Dohőna.

Pada kesempatan itu, Oktober Dohőna membeberkan bahwa material hasil pengerukan sungai Ma’u tersebut di gunakan oleh pihak kontraktor untuk penimbunan tembok jembatan.

“Dari Pantauan kami masyarakat, luasnya sungai yang telah di gali oleh pihak kontrator ada sekitar panjang 50 meter dan lebar 5 meter”ungkapnya.

Hal yang sama juga di sampaikan oleh seorang tokoh masyarakat setempat, Rozama Dohőna,”dia mengatakan bahwa terkait persoalan ini pihaknya sudah menyampaikan laporan berupa lisan kepada pemerintah Desa setempat, supaya bisa menindak lanjutin kepada Pemerintah Daerah atau kepada dinas terkait”pungkasnya.

Hingga berita ini di turun,wartawan masih berusaha meminta tanggapan dari pihak perusahaan atau pihak terkait.

(Korwil/Red)

Komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

News Feed