oleh

Acara Malam Gembira Di Rumah Penganten Laki-Laki Berujung Maut

Keizalinnews.com Sumatera Utara —Sungguh tragis nasib Yupiter Zebua Warga Desa Dahadano Botombawo,Kecamatan Hiliserangkai,Kabupaten Nias,Propinsi Sumatera utara.

Yupiter zebua di keroyok sekelompok Masa Pada acara malam gembira di rumah Penganten Laki-Laki warga Desa Lolowua yang berlokasi di perbatasan Desa Dahadanö Botombawo Dusun I Pada Hari Selasa tanggal 24 Maret 2020 malam hari.

pada waktu kejadian korban tak bisa lagi mengelakan diri sehingga korban jatuh tak sadarkan diri pada malam itu korban di bawa kerumah sakit gunungsitoli untuk pertolongan pertama namun,nasib korban tidak tertolong akhirnya menghembuskan nafas tadi malam.

Pada kesempatan ini awak media Keizalinnews.com tiba di lokasi di rumah korban sangat mem prihatinkan atas yang menimpa korban sampai berujung maut.

Dikesempatan itu atas tanggapan keluarga korban Yupiter zebua Alm atas kronologis kejadian yang menimpa korban”Ujarnya

Bahwa kejadian yang menimpa saudaranya sangat tidak terima atas tindakan pengeroyokan oleh beberapa oknum yang di Duga pelaku A.Romi mendrofa dkknya atas kejadian ini pihak keluarga korban telah melaporkan di Polres Nias agar yang di Duga pelaku segera di tangkap oleh pihak kepolisian untuk mempertanggung jawabkan atas perilaku yang mereka lakukan.”tegasnya

Saudara korban A.Helga zebua agar siapa-siapa yang terlibat pada pengeroyokan saudaranya agar pihak kepolisian menindak tegas agar kejadian ini tidak berkempanjangan atau tidak timbul masalah baru bagi keluarga kami.Pihak keluarga sangat menyesali atas yang menimpai saudaranya sampai meninggal dunia padahal pada acara tersebut turut hadir Pemerintah Desa Lolowua,Kecamatan Hiliserangkai,Kabupaten Nias yang telah di anggap sebagai orang nomor 1 di Desanya namun apa daya seakan tidak bisa mengatasinya malah yang terjadi ada berupa pembiaran pada peristiwa kejadian pengeroyokon korban.

Di mana di lain kesempatan kami awak media menghubungi Kades Dahadanö Botombawo dengan menuturkan bahwa acara adat keluarga warga Desa Lolowua yang bertempat tinggal di Desa Dahadanö Botombawo di ujung perbatasan Desa belum ada berupa laporan baik lisan maupun surat pada kegiatan acara adat tersebut,jelas Kades Dahadanö Botombawo menyatakan Bahwa kejadian atau pengeroyokan terhadap korban itu masih Wilayah Desa Dahadanö Botombawö.

Selanjutnya di rumah korban turut hadir Kepala Dusun I Desa Dahadanö Botombawö dan sangat menyesali atas tindakan beberapa oknum yang di duga pelaku pengeroyokan dan mengutuk keras Pelaku agar pihak Kepolisian Resort Nias dan Kepolisian Sektor Hiliduho agar segera melakukan penangkapan yang di duga pelaku pengeroyokan warganya dengan di kesempatan yang sama Kadus I Desa Dahadanö Botombawö Juga menghimbau pihak keluarga korban agar semua menahan diri tidak balas dendam kita mendukung pihak kepolisian bisa mengungkap kasus ini dan siapa saja yang terlibat”Ucapnya Kadus I”.

Atas kejadian ini awak Media Keizalinnews.Com menelpon Kapolsek Hiliduho melalui seluler Menegaskan bahwa pelaku pengeroyokan warga desa Dahadanö Botombawo telah Di terima laporan keluarga korban dan telah memerintahkan seluruh anggota dari Polsek Hiliduho untuk Segera Melakukan Penangkapan yang di duga Pelaku dan Kapolsek juga menghimbau agar kejadian ini di berikan kewenangan kepada kami dari pihak Kepolisian “tegasnya”Kapolsek Hiliduho hingga tadi pagi anggota dari polsek hiliduho Memburu yang di duga Pelaku.

Sampai berita ini di turunkan masih belum ada informasi penangkapan yang di duga pelaku.

Marlinus mendrofa/Korwil sumut

Komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

1 komentar

News Feed