Shabela Abubakar Menghadiri Pesejuk Pabrik Getah Pinus Isaq Yang di Kelola PT. JMI -->

Advertisement

SELAMAT DATANG DI WWW.KEIZALINNEWS.COM INSPIRASI RAKYAT INDONESIA

Shabela Abubakar Menghadiri Pesejuk Pabrik Getah Pinus Isaq Yang di Kelola PT. JMI

Redaksi
Tuesday, February 02, 2021


Keizalinnews.com | ACEH TENGAH - Pabrik Getah Pinus yang diolah menjadi bahan baku (Terventin), yang dikelola PT. Jaya Media Internusa (JMI) di Pesejuk, dihadiri oleh Bupati Aceh Tengah Drs. Shabela Abubakar, pada Hari Senin (01/02/2021) di Kp. Robel Desa Isaq Kec. Linge Kab. Aceh Tengah.


Selain Bupati tampak hadir dalam acara Pesejuk tersebut, Dandim 0106/Ateng Letkol Inf. Teddy Sofyan S.Sos, Kapolres Aceh Tengah AKBP Mahmun Hari Sandy Sinurat S.I.K, Kepala Bappeda Amir Hamzah, Kepala Dinas DLHK Subahan, Kepala KP2TSP T Alaidinsyah, Camat Linge Win Akbar, Danramil Linge, Kapolsek Linge dan Tokoh Masyarakat lainya.



Kehadiran Bupati dan Musfida serta rombongan disambut hangat oleh Direktur PT. Jaya Media Internusa Ibu Ika dan para Staf serta Karyawan lainnya. Dalam acara yang sederhana ini Ibu Ika menyampaikan," bahwasanya dalam proses pekerjaan pembangunan pabrik ini baru tahap selesai pembangunannya saja," ucap Ika. 


"Jadi kita hanya membuat acara Pesejuk bangunan ini, yang berarti kita belum bisa beroprasi, nanti setelah keluar hasil uji Laboraturium Limbah dan dinyatakan baik dalam bulan ini, barulah kita oprasikan pabrik ini untuk pengolahan getah pinus dimulai dari gondorukem ke terventin," jelasnya.



Diwaktu yang sama Bupati Aceh Tengah Drs. Shabela Abubakar menyampaikan, pesan dan kilas balik sejarah di dirikannya pabrik terventin ini," Saya akan membuka sejarah, ini awalnya ide saya sendiri, karna sebelumnya dulu disini ada Mesjid, maka sewaktu saya lewat di kampung Isaq ini saya sangat tidak suka, karna daerah ini kelihatan gersang, tapi saya ingin berusaha bagaimana kampung ini bisa menjadi kampung yang maju," katanya.


"Yang menjadi pandangan saya selalu tertuju ke pabrik terventin yang sudah pakum, makanya saya berusaha untuk menghidupkan kembali pabrik terventin yang baru, maka kita usulkan untuk pembuatan pabrik yang baru, Saya berharap dengan adanya pabrik getah pinus yang baru ini membuat suasana daerah ini menjadi ramai dan masyarakatnya menjadi terbantu dari segi ekonominya," ujar Shabela.


Saya meminta kepada pihak PT. JMI, tambahnya," untuk jangan ada suatu perbudakan di daerah ini. Dalam arti tidak ada masyarakat yang dikerjakan di PT. JMI ini, tidak sesuai dengan penghasilan, bahkan jangan sampai ada Anak - anak para pekerja yang disini sampai putus sekolah karna penghasilan orang tuanya tidak cukup," tegas pesan Bupati Aceh Tengah. 


Manager Eksternal Relation PT. JMI Idham menjelaskan bahwa," dengan adanya pembangunan pabrik ini yang sempat terhambat pengoprasiannya karna ijin prinsif perusahaan dan regulasi nya belum selesai, pihak kami berupaya untuk dapat menyelesaikanya secepat mungkin dengan prosedur yang ada," sampainya.


"Bahkan kami udah urus ijin dari Kementrian hingga ijin dari Provinsi, bahkan tingkat kabupaten pun kita sudah urus, semuanya udah selesai, kini kita hanya tinggal menunggu hasil uji dari Laboraturium Pusat tentang limbah yang dianggap berbahaya, kita juga sudah mendatangkan tenaga ahli dibidang  limbah dari Kota Surabaya," papar Idham.


Setelah acara pesejuk usai, tenaga ahli limbah mengajak Bupati dan para tamu undangan lainnya untuk melihat-melihat pabrik, bagaimana perjalanan proses limbah itu bisa menjadi tidak berbahaya bagi masyarakat sekitar dan makhluk hidup lainya, bahkan diakhir pembuang air limbah terdapat beberapa bak penampungan air yang air nya sudah menjadi bersih.


Disamping terlihat jernih dan higenis, bahkan ada beberapa makhluk hidup tampak didalam bak akhir tersebut, seperti tanaman ecenggondok, keladi dan ikan lele, yang menandakan air tersebut sudah bersih dan aman. (Indra G)