Pelaku Pembunuhan di Diva Karoke Prabumulih Dituntut JPU 7 Tahun Penjara -->

Advertisement

SELAMAT DATANG DI WWW.KEIZALINNEWS.COM INSPIRASI RAKYAT INDONESIA

Pelaku Pembunuhan di Diva Karoke Prabumulih Dituntut JPU 7 Tahun Penjara

Redaksi
Thursday, February 18, 2021


KeizalinNews.com | Prabumulih - Dalam sidang tuntutan oleh Jaksa Penuntut Umum (JPU) di Pengadilan Negeri (PN) Prabumulih pada Rabu (17/02), Pelaku  pembunuhan di Diva Karaoke Prabumulih  Terdakwa Rivet Eka Syaputra (43), dituntut hukuman 7 Tahun penjara dengan dikenai Pasal 338 KUHP Tentang  menghilangkan nyawa orang lain.


Jaksa Penuntut Umum(JPU) Terdakwa Rivet Eka Syaputra (43), yaitu Nopri Exsandri,SH ,melalui Tedi Arisandi, SH. kuasa hukum Rivet Eka Syaputra menanggapi  tuntutan JPU 7 Tahun Penjara pada sidang tuntutan di PN Prabumulih tersebut, mengungkapkan bahwa itu sah-sah saja Kliennya dituntut selama 7 tahun oleh JPU,  pihaknya tentunya menyerahkan semua ini kepada majelis hakim yang mulia karena Klien kami dalam fakta sidang perdana telah dimaafkan dan  diakui oleh Ibu korban sebagai pengganti anak kandung nya yg telah menjadi korban oleh Rivet Eka Syaputra bahkan ibu korban mintak dibebaskanya sdr Rivet Eka Syaputra danIbu korban menyatakan bahwa Rivet telah menjadi bagian dari keluarga sendiri, ” ungkap dua kuasa hukum Terdakwa Yulison Amprani, SH, MH, dan Sanjaya, SH .ungkapnya.


Pada persidangan perdana juga terungkap dari istri Klien kami Yebi telah mengakui bahwa semua kesalahan ada pada dirinya kala itu sehingga terjadilah insiden berdarah hingga menewaskan korban saat itu.


“semuanya kita serahkan  kepada majelis hakim yang mulia untuk dapat kiranya memberikan kebijakan terhadap klien kami dan mempertimbangkan tuntutan JPU kepada Klien kami,” ucap Bung Ichon sapaan akrabnya itu didampingi Sanjaya, SH, usai sidang pada Rabu (17/02).


Bahwa klien kami mengakui kesalahannya dan menyesal atas perbuatannya karena itu kami  berharap majelis hakim yang mulia dapat memberikan pertimbangan terhadap  Klien kami.


“Dan  dalam sidang tadi kami  telah menyampaikan langsung menyampaikan Nota Pembelaan (Pledoi), dalam Pledoi tersebut kami selaku kuasa hukum terdakwa menyampaikan agar Terdakwa dapat dihukum dengan hukuman yang seringan-ringannya karena dalam Fakta persidangan tidak satupun saksi yang dihadirkan JPU yang memberatkan Terdakwa bahkan sebaliknya semua saksi meringankan terdakwa,” tutur pengacara kondang yg telah berkiprah serta berpengalaman di berbagai kasus yg ia  tangani selama ini dan beliau juga merupakan pengacara Senior Pemkot Prabumulih yang sudah beberapa periode dikontrak pemerintah kota Prabumulih. Dan didampingi Sanjaya, SH,.


Sementara dalam sidang tuntutan JPU di PN Prabumulih pada Rabu (17/02),Ketua Majelis Hakim diketuai oleh Yanti Suryanti, SH, MH, dengan didampingi hakim anggota Asriningrum Kusumawardani, SH, MH, dan Shinta Nike Ayudia,SH,MKn.Dalam persidangan tersebut semuanya melaksanakan protokol kesehatan Covid 19 dan secara Virtual. (Sbw/korwil Sumsel)