PANNA JATIM DAN RELAWAN BNN JATIM REMBUK BARENG JATIM BEBAS NARKOBA -->

Advertisement

SELAMAT DATANG DI WWW.KEIZALINNEWS.COM INSPIRASI RAKYAT INDONESIA

PANNA JATIM DAN RELAWAN BNN JATIM REMBUK BARENG JATIM BEBAS NARKOBA

Redaksi
Tuesday, February 02, 2021


Keizalinnews.com | Surabaya - Pergerakan Anti Narkotika dan Zat Adiktif Amartha (PANNA) wilayah Jawa Timur bersama tim relawan Badan Narkotika Nasional Provinsi Jawa Timur mengadakan acara Ngopi Bareng ( NGOBAR) , Sabtu (30/01/2021) di Graha Panjunan jalan Kolonen Sugiono Panjunan Sidoarjo.

 

Laurent tim relawan BNNP Jawa Timur menyampaikan bahwa acara ini dalam rangka menyambung silahturahmi dan komunikasi dibidang Narkotika, apalagi peredaran serta pengguna narkotika di jawa timur  cukup banyak.

 


“mari kita jadikan jawa timur BERSINAR (Bersih dari Narkoba), dengan cara dari diri kita sendiri, keluarga dan lingkungan Sekitar tegas Laurent mantan karyawan BNNP Jatim ini.

 

Ketua PANNA Jawa Timur , Joko Surono.SPd.MM dalam acara NGOBAR menyampaikan bahwa acara sambung rasa / silahturahmi ini sangat banyak manfaatnya, dari sini kita memperoleh ilmu dan informasi antara lain narkotika disegala lini baik ditingkat jawa timur maupun skala nasional, bagaimana cara menangani para pecandu narkotika , payung hukum buat orang-orang yang tersandung narkotika  serta  tentang aturan dalam penggunaan atribut BNN .

 

Riveraedofeli Sekretaris PANNA Jawa Timur kepada media menyampaikan bahwa selain saling menggali informasi dan tukar pendapat , pengurus panna jatim dalam rapat kordinasi menghasilkan beberapa agenda dan putusan rapat yaitu mengadakan kegiatan WEBINAR tema jatim bersinar, lomba tiktok bagi generasi muda yang di titik beratkan pada Gerakan Remaja Anti Narkotika ( GERANA), Pertemuan dengan Pj Walikota Surabaya , Gerakan Pembagian Masker dan Stiker Panna Jatim di desa panjunan Waru Sidoarjo serta Pelatihan / TOT untuk seluruh pengurus PANNA Jatim.

 

“Saya yakin dengan semakin aktif kegiatan Panna sebagai gerakan anti Narkotika serta Obat – obatan terlarang lainnya , para pengguna dan pengedarnya akan berkurang dijawa timur “ tegas edo yang juga relawan Siaga Kota Surabaya. (JOVAS)