MUSRENBANG Kecamatan Meureudu Kab. Pidie Jaya Berlangsung Tertib Dengan Mengikuti Prokes -->

Advertisement

SELAMAT DATANG DI WWW.KEIZALINNEWS.COM INSPIRASI RAKYAT INDONESIA

MUSRENBANG Kecamatan Meureudu Kab. Pidie Jaya Berlangsung Tertib Dengan Mengikuti Prokes

Redaksi
Thursday, February 11, 2021


Keizalinnews.com | Pidie Jaya - Tepatnya hari ini 11 Februari 2021 melakukan Musyawara Rencana Pembangunan Dalam Kecamatan Meureudu.


MUSRENBANG hari ini juga di ikuti oleh Tim dari SKPK,DPRK Pidie jaya,Tim ahli,pendamping desa,Muspika Meureudu dan Pendamping lokal Desa disamping aparatur desa dan Badan Permusyawaratan Desa.


Dalam kegiatan tersebut di harapkan kepada Pak Kepala Desa dan Badan Permusyawaratan Desa mengusulkan program program Prioritas yang bersifat kepentingan umum,



MUSRENBANG tahun ini agak berbeda dengan tahun sebelumnya di karenakan tahun ini kita menggunakan sistem yang langsung terkoneksi dengan Mitra Pemda yang langsung di input dan akan bisa di akses langsung oleh masyarakat yang ingin melihat apakah usulan masyarakat itu di tindak lanjutin untuk realisasi atau tidak yang tentunya di sertai dengan alasan yang jelas


Camat Meureudu Drs.Jailani,SE dalam laporannya mengatakan bawah Kecamatan Meureudu adalah Ibukota Kabupaten dengan jumlah penduduknya padat dengan kebutuhan yang begitu banyak baik dari segi tata ruang dan pembangunan lainnya yang di butuhkan oleh masyarakat Meureudu 


Kapala BAPPEDA Pidie jaya Saiful Bahri,Mpd.dalam sambutannya mengatakan bahwa MUSRENBANG ini adalah kegiatan rutin yang wajib di lakukan setiap tahun sesuai dengan peraturan pemerintah dan qanun Pidie Jaya untuk menjaring program program pembangunan Untuk tahun selanjutnya.


Saiful juga mengatakan bahwa MUSREMBANG tahun ini sudah melalui Sistem Informasi Pembangunan Daerah (SIPD) sehingga tidak ada lagi ada usulan untuk pembangunan yang tercecer.


Dalam kesempatan ini kepala BAPPEDA Pidie Jaya juga mengatakan bahwa di harapkan seluruh aparatur desa harus mampu di bidang adminitrasi dan harus di lakukan di kantor Kepala Desa.


Saiful juga menyinggung persentasi kemiskinan dan pengangguran,khusus masalah pengangguran Pidie Jaya terjadi penurunan,kalau tahun 2020/2021 hanya sekitaran 4%.


Dan di harapkan kedepan dari segala sudut pembangunan yang akan di lakukan bisa menjadi penambahan mata pencaharian bagi masyarakat


SEKDA Pidie Jaya Ir.Jailani Buramat dalam arahannya dan sekaligus membuka acara MUSREMBANG di kecamatan Meureudu mengatakan bahwa menyangkut dengan tata ruang anggarannya di recofusing karena biayanya untuk menangani persoalan COVID 19.


Lebih lanjut SEKDA mengatakan bahwa kantor Keuchik harus di aktifkan dan berpakaian dinas harian(PDH) agar pelayanan adminitrasi bagi masyarakat berjalan normal.


SEKDA Pidie Jaya juga berharap dalam masa masa COVID 19 ini anggaran desa lebih baik di gunakan di program prioritas di bidang pertumbuhan ekonomi masyarakat termasuk di pemberdayaan dan pendidikan tutup Ir.jailani Beuramat.


Dalam MUSRENBANG tahun ini untuk pembangunanan dalam kecamatan Meureudu ada beberapa usulan yang sangat di prioritaskan seperti jembatan penghubung antar kemukiman Beuracan untuk kecamatan Meureudu yang rusak parah akibat banjir dan perkuatan tebing sungai krueng Beuracan.


Begitu juga dengan aliran sungai Krueng Meureudu yang terjadi abrasi sangat parah juga sehingga sudah mulai dekat dengan rumah rumah masyarakat.


Dalam kesempatan tersebut juga di usulkan pembangunan jalan penghubung dalam kecamatan Meureudu untuk memudahkan transportasi masyarakat agar peningkatan peningkatan ekonomi masyarakat bisa meningkat apalagi jalan yang menghubungkan tempat tempat wisata alami yang ada di Pidie jaya dengan harapan agar para pengunjung bisa dengan nyaman menjangkaui tempat wisata tersebut harapan daripada para peserta MUSRENBANG hari ini.


H.Yusri anggota DPRK Pidie jaya dari fraksi pembangunan juga mengingatkan betapa pentingnya pembangunan jembatan Teupin peuraho di desa Teupin Peuraho karena jembatan tersebut adalah kebutuhan masyarakat banyak.


Dan dalam kesempatan tersebut Ayah Yusri sapaan akrab beliau juga mempertanyakan beberapa hal penting lainnya kepada dinas dinas terkait di Pidie jaya menyangkut dengan perkembangan ekonomi masyarakat apalagi dalam masa masa Pandemi seperti ini tutup Ayah Yusri.


Kepala Desa Teupin peuraho Umar Abdullah saat ditemui oleh awak media ini mengatakan persoalan jembatan di Teupin peuraho ini emang sudah lama menjadi persoalan bagi warga Teupin peuraho khususnya saat banjir tiba,karena air banjir bisa meluap ke areal pertanian dan pemukiman masyarakat kami.


Dan sekarang ini di tambah lagi dengan jembatannya yang sudah terputus dan hanya di pasang besi gelegar untuk bisa di lalui masyarakat secara darurat.


Umar Abdullah juga menyebutkan bahwa dirinya juga sudah mengusulkan pembangunan jembatan tersebut beberapa tahun lalu termasuk tahun kemaren sudah di tanggapi oleh Pemda dan akan segera di bangun tapi sampai saat ini jembatan tersebut belum terialisasi.


Kalaksa BPBD Pidie jaya Okta handiva,ST. MA.RCH.mengatakan bahwa usulan jembatan tersebut udah di usulkan oleh dirinya dan pemerintah Pidie jaya ke BPBN pusat dan akan di pertanyakan kembali ke BPBN pusat untuk kapan terialisasi tutup PLT.BPBD Pidie jaya. (Baihaki)