Masyarakat Wajib Tahu Mana Wartawan Dan Oknum Wartawan -->

Advertisement

SELAMAT DATANG DI WWW.KEIZALINNEWS.COM INSPIRASI RAKYAT INDONESIA

Masyarakat Wajib Tahu Mana Wartawan Dan Oknum Wartawan

Redaksi
Monday, February 08, 2021


Keizalinnews.com | Bima - Hari Senin. (08/02/21) Salah satu KABIRO (kepala Biro) Kabupaten dan Kota Bima media online Keizalinnews.com (Syarif) saat di wawancarai awak media. Mengatakan bahwa dengan beredarnya oknum/wartawan gadungan membuat masyarakat memiliki prasangka buruk terhadap profesi wartawan dan merusak marwah pers di mata masyarakat.


Lanjutnya, masyarakat harus berhati-hati terhadap beberapa oknum wartawan yang berkeliaran mengaku sebagai wartawan dan menjadikan lambang sebuah media untuk melegalkan keberadaannya. Namun tidak pernah menunjukan bukti bahwa yang bersangkutan adalah berprofesi sesuai pengakuannya.


Oknum wartawan tersebut selalu menolak/menelak apabila ditanyakan identitasnya dan tempat perusahaan media yang sedang di tekuninya. Bebernya


Untuk di ketahui oleh seluruh masyarakat dan pihak terkait tambah Syarif. Bahwa seorang jurnalis (Wartawan) Media Cetak ataupun Online tentu dibekali KTA (Kartu Tanda Anggota), Surat Tugas, terdaftar di box redaksi sesuai KTA, memiliki hasil karya tulis (berita), tunduk dan patuh terhadap UU No. 40 tahun 1999 Tentang Pers serta Kode Etik Jurnalistik. Serta tidak pernah sungkan untuk menunjukkan identitas diri dan perusahaan tempat tugansnya kepada setiap sumber yang didatanginya


Syarat tersebut harus dimiliki seorang wartawan, apabila orang tersebut tidak memiliki kriteria tersebut, patut diduga orang tersebut adalah oknum wartawan. Dan segera laporkan orang tersebut ke pihak berwajib


Selain itu oknum wartawan, ia selalu mencari sebuah kesalahan dengan dalih sosial kontrol yanh berujung merugikan masyarakat


Oknum wartawan tidak pernah memberikan imformasi yang bisa mencerdaskan masyarakat dalam hal pemberitaannya


Oleh sebab itu seluruh masyarakat atau pihak terkait apabila didatangi orang yang mengaku diri wartawan dan hendak mewawancarai. Maka jika itu benar-benar seorang wartawan dan sedang bertugas dia akan segera berkenalan serta menunjukan semua identitas kewartawanannya seperti : kartu tanda anggota (KTA), Surat tugas, dan memberikan imformasi melalui alamat WEB perusahaannya bahwa dirinya terdaftar di box redaksi medianya sesuai KTA yang ditunjukkannya. Setelah semua identitas ditunjukan barulah proses wawancara di mulai

 

Selain Sosial Kontrol, media memiliki 4 fungsi strategis sesuai aturan yang menaunginya selain sebagai informasi hiburan.


Seorang wartawan provesional melakukan Sosial Control, (Pengawasan Sosial) Sosial Support (Motivasi Sosial), Sosial Participation (Ikut Berperan secara Sosial), dan Sosial Responcibility (Solusi cepat secara Sosial) yang tentunya harus berimbang.


Wartawan bukanlah seorang preman yang suka berkelahi layaknya jagoan, namun ia adalah orang yang membuat karya tulis untuk menginformasikan kepada masyarakat sesuai dengan hati nuraninya sesuai data yang ia miliki.


Terakhir harapnya. Demi menjaga harkat dan martabat pers. Hendaknya seluruh wartawan agar selalu mengenakan seragam saat bertugas. Karena seragam ini dapat memberikan nilai tersendiri di mata masyarakat. Disamping itu seragam adalah lambang perkenalan awal/pembuka terhadap identitas wartawan sebelum kemudian sampai pada tahap perkenalan dan wawancara. Tutupnya. (Syarif)