Rumah Rehab Di Samalanga Kabupaten Bireun Tidak Sesuai Dengan Kelayakan Yang Lazim -->

Advertisement

SELAMAT DATANG DI WWW.KEIZALINNEWS.COM INSPIRASI RAKYAT INDONESIA

Rumah Rehab Di Samalanga Kabupaten Bireun Tidak Sesuai Dengan Kelayakan Yang Lazim

Redaksi
Friday, December 04, 2020


KeizalinNews.com | Bireun - Rumah Rehab yang disalurkan melaui Tim sukses, kepada Masyarakat yang kurang mampu di dua Desa, yaitu Desa Mideun Jok dan Desa Kampung Putoh kecamatan Samalanga Kabupaten Bireun terlihat asal jadi.


Hal tersebut terlihat dari hasil invetigasi TIM dari Media KPK dan dari media KeizalinNews.com Kamis 03 Desember 2020.


Adapun warga yang mendapatkan bantuan rumah Rehab tersebut antara lain Mahdi Daud,Aisyah M Amin,Rohana,Hamidah Ali,Arafiah Daud,Asmi Syamaun,Hamidah Yatim,Hatikah Ilyas,Fauziah Usman dan Ainun yang beralamat di Desa Mideun Jok Samalanga,sedangkan Abbasiah,Atailah, Awaludin,Juairiah,Mardiah,Kamariah Hasan,Khudaijah,Aminah Husen,Fauzi dan  Abdul Wahab beralamat di Desa Kampung Putoh Samalanga Kabupaten Bireun.



Menurut Keterangan warga dan Masyarakat setempat, Rumah Rehab tersebut bantuan dari  dana  Aspirasi Anggota DPR RI asal dari Bireun, yang disalurkan melaui TIM suksesnya.


Dari keterangan Masyakat tersebut, Kami Dari Media Mencoba hubungi beberapa kali ke nomor handpone yang menurut Masyarakat dan kepala dusun , nomor handpone tersebut adalah milik Azril sebagai penanggung jawab dari bantuan Rumah Rehab tersebut.


Menurut informasi yang kami dapati bahwa, bantuan Rumah Rehab tersebut tidak hanya di dua Desa tersebut diatas saja, namun masih ada di desa lain yang belum kami telusuri. 

Kami dari media pernah menanyakan hal bantuan ini ke Pemerintah Kecamatan Samalanga, Pihak Pemerintah menjawab bahwa bantuan tersebut, tidak ada pemberitauan kepada Pemerintah di Kecamatan, tapi itu batuan langsung yang disalurkan melalui Timsukses, karna itu Bantuan Aspirasi DPR RI.


Harapan Masyarakat, agar bantuan tersebut bisa betul – betul dapat dirasakan manfaat oleh Masyarakat  yang mendapat bantuan, sebaiknya Pemerintah Mulai dari tingkat desa, Kecamatan dan Kabupaten Bireun ikut peduli dan memantau kegiatan yang sedemikian rupa, agar Masyarakat yang dibatu dan yang memberi bantuan tidak kecewa oleh oknum yang mencari keuntungan Pribadi dengan mengambil keuntungan yang tidak sesuai bahkan diluar ketentuan. (Baihaki)