Polres Bima Kota Musnahkan Barang Bukti Narkotika Dan Miras Hasil Operasi Beberapa Bulan Terakhir -->

Advertisement

SELAMAT DATANG DI WWW.KEIZALINNEWS.COM INSPIRASI RAKYAT INDONESIA

Polres Bima Kota Musnahkan Barang Bukti Narkotika Dan Miras Hasil Operasi Beberapa Bulan Terakhir

Redaksi
Wednesday, December 02, 2020


KeizalinNews.com | Bima - Sat Narkoba Polres Bima Kota Provinsi NTB dan seluruh jajarannya memusnahkan barang bukti Narkotika dan Miras yang merupakan hasil operasi selama kurun waktu 2 (dua) bulan terakhir periode Oktober-Nopember 2020


Pemusnahan barang bukti dilaksanakan dihalaman utama Polres Bima Kota dan dipimpin langsung oleh Kapolres Bima Kota AKBP Haryo Tejo Wicaksono.


Adapun barang bukti yang di musnahkan berupa Narkotika dengan perinciannya yakni : serbuk kristal jenis shabu berat bersih 142.34 gram, Daun batang dan biji kering jenis ganja berat bersih 32.75 gram, dan sejumlah (Miras) minuman beralkohol diantaranya : bir bintang sebanyak 273 botol, bir singaraja 78 botol, Sofi 2.326 liter, dan arak 105 liter



Pemusnahan tersebut dihadiri oleh Kajari Raba Bima, Kepala BNN, perwakilan PN (pengadilan negeri) Raba Bima, Dinas Kesehatan Kota bima serta jajaran Polres Bima Kota


Kapores Bima Kota Provinsi NTB AKBP Haryo Tejo Wicaksono dalam sambutannya mengungkapkan, barang bukti yang di musnahkan ini didapat dari tangan tersangka IM alias RS laki-laki 42 tahun yang ditangkap di kos-kosan Danatraha pada tanggal 19 November 2020 lalu


Barang bukti yang berhasil diamankan dari tersangka berupa Narkotika jenis sabu dengan berat bersih 145.58 gram, ganja seberat 34.75 gram, 1 (satu) pucuk senjata api rakitan, dan 11 (sebelas) butir peluru.


Barang berupa shabu tersebut lanjutnya. Tersangka miliki dengan tujuan untuk dijual di kota bima 


Tersangka adalah Residivis dan juga DPO dari Polres Bima Kota terkait kasus yang sama. Jelasnya


Atas perbuatannya tersangka di jerat dengan pasal 114 ayat (2) jo pasal 112 ayat (2) jo pasal 111 ayat (1) UU no 35 tahun 2009 tentang narkotika dengan ancaman pidana penjara seumur hidup atau pidana penjara paling singkat 5 (lima) tahun dan paling lama 20 (dua puluh) tahun. Ungkap Haryo


Haryo menambahkan bahwa operasi pemusnahan ini dilakukan secara serentak di seluruh Polres se NTB yang ada dijajaran Polda NTB dengan segala prestasi dan barang bukti yang ada tentunya. Dengan melihat hasil operasi akhir-akhir ini yang menunjukan peningkatan hasil penangkapan barang bukti menandakan bahwa diKabupaten Bima ini adalah salah satu tempat primadona untuk pendistribisian dan pengedaran narkoba.


Oleh karena itu saya tekankan kepada seluruh jajaran dan anggota-anggota Narkoba untuk menggiatkan lagi kegiatan2 lidik, sidik, dalam pengungkapan kasus narkoba. Dan ini adalah kewajiban serta beban kita bersama untuk sama-sama mengungkap peredaran narkoba. Sebab dengan beredarnya narkoba dapat merugikan para generasi dan negara lambat laun akan menjadi hancur. Tutupnya. (Red)