Jln Sumbermulyo Pulau Rimau Rusak, Kadis PUTR Kab. Banyuasin Ardi Arfani: Masyarakat Bersabar -->

Advertisement

SELAMAT DATANG DI WWW.KEIZALINNEWS.COM INSPIRASI RAKYAT INDONESIA

Jln Sumbermulyo Pulau Rimau Rusak, Kadis PUTR Kab. Banyuasin Ardi Arfani: Masyarakat Bersabar

Redaksi
Tuesday, December 01, 2020


KeizalinNews.com | Banyuasin - Kerusakan jalan Kecamatan Pulau Rimau Desa Sumber Mulyo semakin parah. Kerusakan ini mengakibatkan, kendaraan roda dua dan roda empat sulit untuk melintas jalan tersebut, Senin (30/11/2020).


Jalan Desa Sumbermulyo Pulau Rimau Rusak Parah Kerusakan Jalan Kecamatan Pulau Rimau Desa Sumber Mulyo semakin parah. Mengakibatkan, kendaraan roda dua, dan roda empat sulit untuk melintas.


Terkait masalah jalan rusak yang disuarakan masyarakat pulau rimau Kepala Dinas Pekerjaan Umum dan Tata Ruang (PUTR) Kabupaten Banyuasin Ardi Arfandi meminta kepada masyarakat bersabar. Karena Pemerintah Banyuasin, terus berupaya memperbaiki jalan secara bertahap.


“Pemkab Banyuasin akan melanjutkan pengerasan jalan dari tanah kering hingga ke Desa Sumber Mulyo di tahun yang akan datang. Kemudian jalan - jalan yang lain akan segera diperbaiki, tugasnya, lewat WhatsApp pribadinya pada media, Selasa, (01/12/2020).


Pantauan di lapangan kerusakan jalan ini menyebabkan kendaraan truk harus berhati-hati melintas dan banyak memanfaatkan bagian tepi jalan yang belum hancur berlumpur. Mirisnya lagi pernah ada kendaraan yang tarik menarik kendaraan dengan menggunakan tali agar bisa melintas.


Sepeda motor yang melintas pun juga harus ekstra hati – hati karena, kalau kemungkinan besar akan tergelincir dan jatuh. Ditambah lagi saat ini sedang musim hujan, sehingga membuat jalan semakin rusak parah.


Warga Pulau Rimau, Kailani, mengatakan kondisi jalan berlumpur persisnya di Desa Sumbermulyo Kecamatan Pulau Rimau tidak jauh dari tanah kering, seperti desa tertinggal. Karena belum ada perhatian dari pemerintah.


Kailani berharap, dengan adanya perwakilan rakyat yang duduk di kursi DPRD, bisa memperjuangkan pembangunan jalan sebagai perubahan perekonomian sesuai dengan visi dan misi Bupati dan Wakil Bupati, terkait kesejahteraan.


“Kalau jalan bagus tentunya ekonomi juga bagus. Karena biaya angkutan dan bahan bakar minyak akan jauh lebih murah dibandingkan jalan berlumpur seperti sekarang ini,” ujar Kailani. (Rn)