Hasil Akhir Hitungan Cepat Tim "BUMI", Pasangan Petahana "INDAH" Kab. Bima NTB Unggul -->

Advertisement

SELAMAT DATANG DI WWW.KEIZALINNEWS.COM INSPIRASI RAKYAT INDONESIA

Hasil Akhir Hitungan Cepat Tim "BUMI", Pasangan Petahana "INDAH" Kab. Bima NTB Unggul

Redaksi
Friday, December 11, 2020


Keizalinnews.com | Kab. Bima - Tim tabulasi dan rekapitulasi pemenangan pasangan petahana Barisan Muda Umi Dinda atau disingkat "BUMI" merilis hasil akhir "versi internal" perhitungan suara quick real count pilkada kabupaten bima NTB. Tahun 2020.


Dari hasil perhitungan internal tim BUMI tersebut. Pasangan petahana No urut 03 (tiga) Hj. Indah Damayanti Putri. SE dan Drs. H. Dahlan. H. M. Noer. M. Pd atau di singkat INDAH dinyatakan unggul dengan perolehan suara sah sebanyak 44.38% atau 130.758 ribu siuara sah.



Sementara pasangan calon No urut 01 "IMAN" memperoleh suara 17.57% atau 51.751 ribu suara sah, dan pasangan No urut 02 "SYAFA'AD" memperoleh suara 38.05% atau 112.091 suara sah. Dari total suara sah yang masuk sebanyak 294.600 ribu


Hasil tersebut berdasarkan data C1 dan Lidi pada 984 tps se-kabupaten bima.


Sesuai data yang di peroleh media ini bahwa paslon petahana INDAH unggul di 14 kecamatan serta pasangan SYAFAAD dan IMAN masing-masing di dua kecamatan.


Paslon petahana INDAH unggul di madapangga, sape, wera, ambalawi, woha, sanggar, tambora, langgudu, wawo, lambitu, parado, belo, dan palibelo. Sementara pasangan SYAFAAD hanya menang di kecamatan Bolo dan Monta serta pasangan IMAN menang di Donggo dan Soromandi.


Presidium "BUMI" Barisan Muda Umi Dinda "Acril" menyebutkan "kami mulai menghimpun data C1 dan Lidi sejak paska penghitungan suara. Namun semua data C1 dan Lidi dari seluruh saksi, relawan, simpatisan, dan pendukung baru terkumpul semua menjelang pergantian hari,  yakni pukul 28.13 wib. Artinya data yang diterima tim kami hingga sekarang kamis 10/12/20 sudah mencapai 100%.


Data yang kami terima adalah suara ril yang di peroleh pasangan calon dari tiap tps. Saksi dan tim kami mencatat dan mendokumentasikan hal itu dan mengirimnya ke kami. Jelasnya


Acril menambahkan bahwa data yang kami dapatkan adalah data ril tim kami dilapangan selama proses penghitungan berlangsung.


Saya menghimbau kepada seluruh tim yang ada jangan ada eforia dan tindakan yang mengganggu proses pilkada sampai adanya keputusan final dari pihak KPU. Mari kita hormati proses yang ada, Tutupnya. (Red)