Bupati Shabela Salurkan Bantuan dan Tinjau Banjir di Kecamatan Bintang -->

Advertisement

SELAMAT DATANG DI WWW.KEIZALINNEWS.COM INSPIRASI RAKYAT INDONESIA

Bupati Shabela Salurkan Bantuan dan Tinjau Banjir di Kecamatan Bintang

Redaksi
Thursday, December 17, 2020


Keizalinnews.com | Takengon - Bupati Aceh Tengah Drs. Shabela Abubakar menyampaikan bantuan masa panik bagi korban banjir di Kampung Linung Bulen I, Linung Bulen II dan Kuala II Kecamatan Bintang, Selasa (15/12/2020).


Beberapa titik di tiga kampung tersebut, pada minggu malam 13/12/20 dilaporkan banjir akibat aliran air dan irigasi meluap karena curah hujan yang tinggi sehingga  menyebabkan genangan setinggi 1 meter yang merendam puluhan rumah penduduk, serta merobohkan puluhan meter pagar Masjid Besar Al Kawakib Kecamatan Bintang.



Hadir bersama Kepala Dinas Sosial, Kadis Perkim, Kadis PUPR, Kalak BPBD, Kadis Dukcapil dan Camat setempat, Bupati Shabela meninjau langsung titik terparah dan segera memberikan instruksi pada dinas terkait untuk melakukan tindaklanjut guna mengantisipasi kejadian yang lebih parah, mengingat musim penghujan masih belum akan berakhir dalam beberapa waktu kedepan.


Dalam kesempatan itu Bupati Shabela meminta kepada warga yang terdampak untuk bersabar menghadapi bencana banjir ini, dan tetap semangat menjalani aktifitas seperti biasanya secara normal. 


“Ini musibah. Saya minta warga untuk bersabar menghadapinya. Kami (Pemkab Aceh Tengah_red) akan terus memberikan bantuan dan dukungan yang diperlukan,” ujar Shabela.


Selain itu, Bupati Shabela juga mengingatkan masyarakat untuk terus menggiatkan semangat menjaga lingkungan dan perilaku meletakan sampah pada tempatnya.


Dikatakannya, untuk mengantisipasi adanya bencana banjir yang kerap terjadi setiap tahun akibat meluapnya aliran air di wilayah itu, dapat diminimalisir bila saluran air tersebut bersih dan terjaga.


“Karena sering terjadi berulang-ulang, mari sama-sama kita jaga perilaku kita dalam membuang sampah sembarangan agar tidak terjadi penyumbatan saluran air,” harapnya.


“Kalau saluran air ini dirasa sudah tidak memadai lagi, tolong diusulkan dalam forum Musrenbang, untuk kita pertimbangan normalisasinya,” pungkas Shabela. (Indra G)