Aktivitas Judi Togel Diduga Bebas di Wilayah Hukum Polres Pelalawan -->

Advertisement



Aktivitas Judi Togel Diduga Bebas di Wilayah Hukum Polres Pelalawan

SANGRAJAWALI
Tuesday, November 10, 2020


KeizalinNews.com | Pelalawan - Polres Pelalawan di bawah kepemimpinan AKBP Indra Wijatmiko patut diberikan apresiasi dalam penegakan hukum dan pemberantasan peredaran narkoba di Kabupaten Pelalawan.


Ditambah lagi sifat manusiawi tinggi yang dimiliki oleh Kapolres. Itu terlihat saat bocah yang menjadi korban kekerasan hingga dibuang orangtuanya, diangkat menjadi anak olehnya dan orangtua si anak diproses secara hukum. Atas tindakannya tersebut, masyarakat sempat terkejut dan juga memberikan pujian.


Terlepas dari itu semua, tentunya bukan hanya itu saja hal yang perlu diberi tindakan hukum di Kabupaten Pelalawan. Misalnya saja judi. Judi merupakan salah satu hal yang melanggar hukum.


Di Kecamatan Pangkalan Kerinci, Kabupaten Pelalawan diduga masih ada judi jenis Togel.


Berdasarkan pantauan media ini, tepatnya di salah satu kedai (warung) di Jalan Lingkar, Kelurahan Kerinci Timur, Kecamatan Pangkalan Kerinci, Kab.Pelalawan, terlihat cukup bebas aktivitas judi Togel.


Di warung tersebut, beberapa waktu belakangan ini terlihat sejumlah lembaran kertas bertuliskan angka-angka diduga nomor Togel dan buku yang diduga buku tafsir mimpi terletak di atas meja warung yang ada permainan billiard itu.


Siapa sangka, ternyata salah seorang pria yang tinggal di warung itu mangaku bahwa Togel bebas di sana.


"Udah bebas (Togel - red)," ucap pria yang sering terlihat menulis-nulis angka di warung tersebut.


Menanggapi hal itu, salah seorang warga Pangkalan Kerinci yang tidak ingin disebut identitasnya berharap agar Kapolres Pelalawan membasmi judi jenis apa pun yang ada di wilayah hukum Polres Pelalawan.


"Sebagai masyarakat, kita berharap pak Kapolres Pelalawan membasmi seluruh aktifitas jenis judi, termasuk Togel di Jalan Lingkar itu. Apalagi Jalan Lingkar berada di kecamatan yang sama dengan kantor Polres Pelalawan," ucapnya kepada media, Senin (09/11/2020).


Menurutnya, keberadaan aktivitas judi dapat memicu pemahaman bahwa lemahnya penegakan hukum.


"Keberadaan judi jenis Togel ini, semakin lama dapat menjadi tolak ukur yang memicu timbulnya pendapat bahwa penegakan hukum di Kabupaten Pelalawan lemah. Walaupun sebenarnya tidak seperti itu, tapi hal itu bisa saja terjadi karena keberadaan aktivitas judi," ujarnya.


Selain itu, ia juga menyampaikan rasa kagum atas sepak terjang Kapolres Pelalawan yang terhitung belum terlalu lama di Kabupaten Pelalawan.


"Saya pribadi sangat salut dengan pak AKBP Indra Wijatmiko. Ia belum lama menjabat sebagai Kapolres, tapi pemberantasan peredaran narkoba di Kabupaten Pelalawan bagai membasmi hama. Kepemimpinan pak Indra Wijatmiko ini seolah menjadi masa yang kelam dalam dunia peredaran narkoba di Kabupaten Pelalawan ini. Kita berharap, pelanggaran hukum lainnya juga diperlakukan dengan cara yang sama, termasuk judi," pungkasnya menaruh pengharapan kepada Kapolres Pelalawan. (ARS)