Terkait Hasil, Pemeriksaan Kepala OPD Banyuasin Oleh Ditreskrimsus Ini Jawaban Kabid Humas Polda Sumsel -->

Advertisement


 

Terkait Hasil, Pemeriksaan Kepala OPD Banyuasin Oleh Ditreskrimsus Ini Jawaban Kabid Humas Polda Sumsel

SANGRAJAWALI
Friday, October 02, 2020

 


Keizalin
News.com | Palembang 
- Lewat pernyataan resmi tertulisnya Kepala Bidang Humas Polda Sumsel Kombes. Pol. Supriadi menyatakan terkait pemeriksaan Subdit III Tipikor Ditreskrimsus Polda Sumsel pada tanggal 22 sampai 23 September 2020 yang dilakukan pemeriksaan di Polres Banyuasin atas adanya dugaan Penyelidikan Kegiatan (Gratifikasi) KUHP (Pasal 12 B jo 12 C) semua Kepala satuan Organisasi Pemerintah Daerah (OPD) Pemkab Banyuasin pada saat pandemi, bulan puasa, serta hari raya idul fitri yang dilakukan oleh seluruh OPD Kab. Banyuasin dan di Sekretariat DPRD Kab. Banyuasin.

Serta dengan adanya surat laporan dari ICW : a. nomor : 55-ICW-5/2020, tgl 2 Juni 2020 ttg Tindakan korupsi dalam bentuk Gratifikasi & penyimpangan dalam pengelolaan keuangan daerah, b. nomor : 81-ICW-09/2020 ttg tindak lanjut atas laporan korupsi dalam bentuk gratifikasi dan penyimpangan dalam pengelolaan keuangan daerah *masih dalam proses penyelidikan.


Untuk itu kami dari Subdit III Tipikor Ditreskrimsus Polda Sumsel telah melaksanakan giat penyelidikan dan klarifikasi yang sebagai berikut Sekwan DPRD Kab. Banyuasin, Kabag umum dan kepegawaian, Kabag persidangan Humas dan dokumentasi, Kabag keuangan dan anggaran, Kabag perundang-undangan dan 21 Kepala OPD Banyuasin jelas Kombes. Pol. Supriadi dalam pernyataan tertulisnya.


Hasil kualifikasi sebagai berikut belum adanya bukti bahwa yg dilakukan klarifikasi mengumpulkan sejumlah uang atau menerima sejumlah uang.


Baca juga :

https://www.keizalinnews.com/2020/09/ditreskrimsus-polda-sumsel-terkesan.html?m=1


Tindakan yang telah dilakukan, Wawancara Klarifikasi kepada Sekwan DPRD Kab. Banyuasin,  Kabag umum dan Kepegawaian, Kabag Persidangan Humas dan Dokumentasi, Kabag Keuangan dan anggaran, Kabag Perundang-undangan, serta pengumpulan dan penelitian dokumen itu artinya belum adanya pemeriksaan adanya dugaan gratifikasi KKN di 21 Kepala OPD Banyuasin.


Jelas Kabid Humas Polda Sumsel, kami menyimpulkan berdasarkan hasil klarifikasi serta penelitian analisis dokumen dan data masih harus didalami lagi Proses Penyelidikannya apakah ada Gratifikasi yang di kirim lewat media WhatsApp pada 29 September 2020 Kemarin.


Jika ada indikasi korupsi Gratifikasi serta sudah memenuhi 2 alat bukti, akan ditingkatkan ke tahap penyidikan.


Tindakan yang telah dilakukan, Wawancara Klarifikasi kepada Sekwan DPRD Kab. Banyuasin,  Kabag umum dan Kepegawaian, Kabag Persidangan Humas dan Dokumentasi, Kabag Keuangan dan anggaran, Kabag Perundang-undangan, serta pengumpulan dan penelitian dokumen itu artinya belum adanya pemeriksaan adanya dugaan gratifikasi KKN di 21 Kepala OPD Banyuasin ya Pak.


Tanya awak media KeizalinNews.com, Karena di sini kita baca tidak ada penjelasan terkait pemeriksaan terhadap 21 OPD Pemkab Banyuasin mohon penjelasannya secara detail karena ini menyangkut aset daerah dan uang rakyat Kab, Banyuasin.


Kabid Humas Kombes. Pol. Supriadi mengatakan, kalau Itu materi pemeriksaan yang tidak bisa disampaikan saya yakin Mas seorang wartawan tau mana yang bisa disampaikan pada media mana yang tidak bisa diberikan sama media jelasnya.


Sementara Netizen di dunia maya atau medsos, sekarang sedang hangat-hangatnya bincangkan masalah Semua Kepala OPD Banyuasin diperiksa Ditreskrimsus Polda Sumsel perbincangan yang hangat tersebut, seperti dilaman medsos facebook yang beralamatkan Igo Kelana didalam unggahan Facebook Igo Kelana menuliskan terkait pemeriksaan Direktorat Reserse Kriminal Khusus (Ditreskrimsus) Polda Sumsel.


https://m.facebook.com/story.php?story_fbid=780585535857748&id=100017189268310


Setiap OPD Kabupaten Banyuasin pada hari Selasa 22 - 23 September 2020 kemarin menuliskan Ecak nya (Dalam bahasa daerah nya Ecak nya itu berarti purak purak adanya penindakan secara tegas padahal, modus untuk mengelabui publik.


Pemeriksaan Ditreskrimsus Polda Sumsel terkait Gratifikasi yang sudah dilakukan Kepala OPD Pemkab Banyuasin Anggaran tahun 2019-2020 bisa jadi DUGAAN yang menerima gratifikasi itu oknum Ditreskrimsus Polda Sumsel itu sendiri. (Rn)