Kapolres dan Pemda SBB Tatap Muka Bersama Pemilik Hewan Ternak -->

Advertisement



Kapolres dan Pemda SBB Tatap Muka Bersama Pemilik Hewan Ternak

SANGRAJAWALI
Monday, October 26, 2020


KeizalinNews.com | Maluku - Menyikapi maraknya hewan ternak peliharaan yang masih berkeliaran bebas di wilayah kabupaten Seram Bagian Barat. Polres Seram Bagian Barat kembali melakukan tetap muka dengan beberapa pemilik ternak peliharaan sapi di wilayah desa Piru Kecamatan Seram Barat, kabupaten Seram Bagian Barat.


Pertemuan bertempat di aula Polres SBB,Senin 26/10/2020, dihadiri Wakapolres SBB Kompol Akmil  Djapa, Kabag Sumda Kompol Djessy Batara, Kabag ops AKP V. Goleng, Kasat Intelkam Iptu Missen H Ngongobili,Kasat Lantas Iptu I. Lating, Kasat Sabhara Iptu H Yahelissa, Kasat Narkoba Iptu  Usman Ode Bellu serta 10 orang pemilik peternak sapi.


Kapolres Seram Bagian Barat AKBP Bayu Tarida Butar Butar dalam arahannya mengatakan Polres SBB sudah siapkan lahan untuk tempat parkir dan karantina hewan ternak sapi, dan semua ini tanggungjawab bersama semua pihak baik Pemda SBB maupun pemilik ternak peliharaan yang ada di wilayah kabupaten Seram Bagian Barat.


"Lahan sudah disiapkan untuk tempat parkir dan karantina ternak sapi, tinggal kesepakatan bersama berapa upah yang disepakati dari pihak pemilik hewan ternak sendiri, untuk upah penjaga tempat parkir dan karantina serta pakan yang disiapkan oleh penjaga itu sendiri" jelas Bayu.


Selain itu, Kata Kapolres juga mensosialisasikan peraturan Bupati SBB Nomor 3 tahun 2015 tentang penertiban hewan ternak, serta himbauan dan sanksi ternak liar dalam KUHPidana dan KHUPerdata kepada pemilik hewan ternak, dan semua dilakukan untuk kebaikan bersama baik pihak pemilik hewan ternak, Polres maupun Pemda SBB untuk menjaga kebersihan kota Piru 


" Semua atas kesadaran bersama, khususnya para pemilik hewan peternak sapi, intinya tidak ada langkah tembak mati yang dilakukan sesuai dengan perbup SBB yang ada, solusinya kita siapkan tempat parkir dan karantina hewan ternak sapi dan butuh kesepatan bersama baik dari pemilik hewan peternak, Pemda dan Polres SBB." kata Bayu.


Lanjut Kapolres, dengan berkeliaran hewan ternak secara bebas maka banyak kotoran sapi yang berhamburan di kota Piru sehingga kota ini terlihat kotor khususnya pada jalan protokol serta dapat menimbulkan laka lantas, dan gangguan kamtibmas ataupun hal-hal yang dapat merugikan pengguna jalan dalam berkendaraan.


Untuk menghindari hal demikian, Kapolres SBB berharap kepada pemilik hewan peternak untuk membuat kandang hewan ternaknya masing - masing agar tidak ada lagi hewan ternak yang berkeliaran bebas dijalan dan merugikan orang lain.


Sedangkan Kakesbang Pol dan Linmas H. S Patty, sangat mengapresiasi langkah - langkah yang dilakukan oleh pihak Polres SBB dalam melakukan sosialisasi Perbup SBB dan KHUPidana dan KHUPerdata kepada pemilik hewan ternak yang ada di wilayah Kabupaten Seram Bagian Barat.


" Kami Pemda SBB sangat berterima kasih dan mengapresiasi Polres SBB dan jajarannya yang sudah membantu melakukan  pertemuan serta menyampaikan sosialisasi kepada pemilik hewan ternak yang ada di wilayah Polres SBB" Ucap Patty.



Disampaikannya, terkait usulan Kapolres soal pembuat Perbup yang baru, akan ditindaklanjuti dengan instansi terkait.dan pemerintah daerah berharap kepada pemilik ternak agar dapat membantu pemda SBB dalam menjaga kota Kab SBB tetap bersih dan nyaman" harap Patty. (SRL)