Ketua Umum DPP FKBSS Minta Subagja Mengklarifikasi Terkait Penghinaan Orang Sumatera -->

Advertisement



Ketua Umum DPP FKBSS Minta Subagja Mengklarifikasi Terkait Penghinaan Orang Sumatera

SANGRAJAWALI
Monday, September 07, 2020

Ketua Umum DPP FKBSS Maulana Naser (foto istimewa) 

KeizalinNews.com | Tangerang - Ketua Umum DPP Forum Keluarga Besar Sumatera Bagian Selatan (FKBSS), Nasir alias Maulana Memberi Waktu 1 x 24 Jam Terhitung Tanggal 6 September 2020 pukul 18.00 WIB sampai hari ini 7 September 2020 pukul 18.00 kepada Sdr. Subagja (Pemilik Akun FB Subagja Bagja) /oknum Ketua LSM,  untuk meminta Maaf secara langsung di Sekretariat DPP Forum Keluarga Besar Sumatera Bagian Selatan (FKBSS).

"Kami hari ini menunggu saudara Subagja di Sekretariat FKBSS, Komplek Ruko Mardi Grass Blok KC. 07 Nomor 3132 Citra Raya - Panongan Kabupaten Tangerang Provinsi Banten", tegas Nasir.

Subagja, oknum Ketua LSM Aliansi Pemuda Peduli Bangsa beralamat di Kp. Kesunean Tengah Rw. 08/08 Kel.Kasepuhan Kec.Lemahwungkuk - CIREBON - Jawa Barat yang namanya sempat viral beberapa minggu terakhir ini dianggap telah menyakiti dan melukai perasaan masyarakat Sumatera terkhusus yang berada di perantauan dengan tulisan Subagja di kolom komentar pada postingan di Akun Facebook Subagja Bagja yang bunyinya: " Orang Sumatera Datang ke Jawa cuma SAMPAH".

Komentar menyinggung perasaan masyarakat Sumatera ini ditulis Subagja Menjawab komentar dari Akun FB Darly yang berbunyi : "Midang ke sini kau ke Sumatera Bos" (Jalan-jalan ke sinilah, ke Sumatera, Bos).

Komentar dari Subagja inilah yang kemudian mendapat reaksi dan kecaman oleh masyarakat Sumatera diantaranya disampaikan oleh LSM Seroenting Jaya di Jakarta,  LSM LCK PAN Kota Pagaralam dan LSM Pergerakan Suara Rakyat (PSR) Kabupaten Kaur - Provinsi Bengkulu.

Selain dinilai memicu SARA, pernyataan Subagja itu juga diawali dengan Penghinaan yang dilakukannya pertama kepada Pangeran Hempi, Raja Kaprabonan Cirebon, kedua kepada Raden Heru Rusyamsi Aria Natareja,  Ketua Umum Santana Kesultanan Cirebon,  ketiga Ancaman pembunuhan kepada Tuan Guru Fekri Juliansyah, tokoh masyarakat dan tokoh ADAT di Sumatera Selatan. (Rn/Tg)