KADES BULUREJO ALERGI WARTAWAN - KEIZALINNEWS.COM

KADES BULUREJO ALERGI WARTAWAN


KeizalinNews.com | Jombang - Kehadiran jurnalis sebagai kontrol sosial masyarakat tampaknya masih belum dan masih sepenuhnya dipahami seringkali dipandang sebelah mata oleh sebagian orang yang utamanya pernah tersakiti oleh kehadiran seorang jurnalis ini terbukti saat wartawan KeizalinNews.com mencoba untuk konfirmasi dengan salah seorang Kepala Desa ( Kades ) Bulurejo . Kecamatan Diwek Kabupaten Jombang. Jawa timur rabo ( 24 / 08 / 2020 ).

Sejak awal kehadiran awak media ke kantor Desa Bulurejo, sudah mulai dicurigai oleh perangkat Desa yang saat itu sedang mengantor kemudian tidak seberapa lama muncul perempuan parobaya ternyata mereka adalah Suprapti ( 45 ) Keoala Desa Bulurejo. Setelah mempersikahkan awak media masuk ke ruang kerjanya. Disini tampak sang kepala Desa tidak bersahabat di wajahnya muncul kecurigaan dengan jelas di wajahnya dihatinya.

Benar saja setelah disodori pertanyaan terkait pembangunan draignase di jala raya Dsn. Tanjung anom disini Suprapti sudah tampak ketidak transparanan nya Suprapti ( Kades ) memberikan keterangan yang jelas bahkan tampak kelabakan , gugup dengan mengatakan Desa sudah punya media sendiri dan tidak perlu diexpose.

Awak mediapun masih bisa kontrol diri dan tetap fokus untuk konfirmasi terkait pembangunan draignase di Dsn. Tanjung anom namun Suprapti mengalihkan keterangan agar KeizalinNews.com agar menemui ( Pokmas ) dan Suprapti menyebutkan nama Agung sebagai ketua pokmas " semua sudah ditangani oleh Pokmas anda silahkan monggo tanya ke sana "  katanya.

Disini ada tanda tanya ..? Ada apa dengan pembangunan Draignase tersebut..?? Apa mungkin seorang Kepala Desa tidak mampu menjawab pertanyaan pembangunan Draignase di Desanya.

Camat Diwek Sudiro ketika dikonfirmasi sikap Kepala Desa Bulurejo yang tidak menyukai dan bersahabat dengan wartawan. Bahwa dirinya berjanji nanti akan menegor dan memberikan pengarahan kepada seluruh Kepala Desa. (Mukti Abadi)







RESPONSIVE CONTENT ADS 650PX

0 Comments