Di Kab. Muba Pakai “Patwal” Fortuner, Dua Pasang Suami Istri Kedapatan Bawa 6 Kg Sabu - KEIZALINNEWS.COM

Di Kab. Muba Pakai “Patwal” Fortuner, Dua Pasang Suami Istri Kedapatan Bawa 6 Kg Sabu

Foto ilustrasi

KeizalinNews.com | Muba - Jajaran Direktorat Reserse Narkoba Polda Sumatera Selatan (Sumsel) berhasil menangkap empat orang yang merupakan pasangan suami istri membawa narkoba diduga jenis sabu sebanyak enam kilogram.

Dari informasi yang berhasil dihimpun, berawal dari petugas mendapatkan laporan dari masyarakat jika akan ada pemasok narkoba jenis sabu dalam jumlah besar masuk ke wilayah Sumsel, tepatnya pada hari jumat (11/9/2020) kemarin.

Dengan informasi dari masyarakat petugas langsung melakukan penyelidikan di lapangan dengan datang ke kawasan Bayung Lincir, Kabupaten Musi Banyuasin (Muba).

Tepatnya di wilayah perbatasan Jambi dan Sumsel. Pada Minggu (13/9/2020) malam, petugas mencurigai satu unit mobil mewah jenis Toyota Fortuner warna putih yang melintas di kawasan Bayung Lincir. Mobil yang dikemudikan oleh tersangka AS (38) dan istrinya IA (35) langsung dihentikan petugas untuk dilakukan pemeriksaan.

Saat pintu belakang sebelah kanan dibuka, petugas mendapati enam bungkus teh Cina yang berisi sabu diselipkan di dalam dashboard panel pintu mobil. Sehingga keduanya langsung ditangkap.

Dari keterangan tersangka, petugas kembali melakukan pengembangan dan menangkap pasangan suami istri A (30) serta Y (30) yang merupakan pemasok sabu untuk wilayah Palembang. “Suami istri ini yang menerima barang di Palembang. Setelah itu baru diedarkan lagi ke beberapa wilayah Sumsel. Empat tersangka adalah pasangan suami istri,” ungkap Direktur Reserse Narkoba Polda Sumsel, Kombes Pol Heri Istu Haryono saat gelar perkara, Selasa (15/9/2020).

Heri mengatakan, A dan I sengaja menggunakan mobil mewah dengan menambah lampu variasi layaknya patwal agar terhindar dari pemeriksaan polisi. Namun, saat akan masuk ke wilayah Sumsel  petugas mendapatkan laporan jika mobil itu telah membawa sabu dalam jumlah banyak.

“Kami sangat terbantu dengan adanya laporan dari masyarakat yang melaporkan seperti ini sehingga kita bisa menggagalkan peredarannya,” ujarnya.

Sabu yang diselundupkan ini memiliki kualitas terbaik. Hal itu terlihat dari cap warna biru bertuliskan “very good” yang ada di kemasan narkoba. Sehingga, petugas akan membawa sampel sabu tersebut ke Laboratorium Mabes Polri untuk dilakukan pemeriksaan lebih lanjut.

Melihat dari kemasannya, narkoba ini sangat bagus. Kami akan selidiki lagi dengan melakukan pemeriksaan di lab,” jelas Heri. Atas perbuatannya, empat tersangka ini terancam dikenakan pasal 112-114 Undang-undang narkoba dengan ancaman hukuman mati. (Rn) 







RESPONSIVE CONTENT ADS 650PX

0 Comments