KETERLAMBATAN PENYALURAN BANSOS DAMPAK COVID-19 TAHAP 3 DIPERTANYAKAN...??? -->

Advertisement



KETERLAMBATAN PENYALURAN BANSOS DAMPAK COVID-19 TAHAP 3 DIPERTANYAKAN...???

SANGRAJAWALI
Wednesday, August 12, 2020

Subandi Kepala Dusun Tebuireng-Jombang

KeizalinNews.com | Jombang - Keterlambatan penyaluran Dana Bansos Pemkab Jombang - Jawa timur, kini mulai jadi pembicaraan di kalangan Masyarakat miskin yang terdampak empedemi covid 19. Pasalnya sudah cukup lama masyarakat menunggu bantuan tersebut, dana bantuan dari Pemkab Jombang senilai Rp. 200 ribu, yang diterimakan per 3 sekali itu setidaknya bisa sedikit mengurangi beban masyarakat kurang mampu yang ditimbulkan oleh covid 19.

Dengan lambatnya penyaluran dana bantuan  tahap 3 itu. Membuat  masyarakat bertanya - tanya, masih disalurkan apa tidak dana tersebut. Salah seorang penerima bantuan yakni Narko ( 29 ) warga Desa kwaron, sempat menunggu turunnya dana itu untuk memenuhi kebutuhan hidup keluarganya sehari - hari  karena sejak ada pandemi covid 19 dirinya mengaku kesulitan untuk mencari nafkah.

Hal serupa juga disampaikan oleh ibu RT (  rumah tangga ) Yeni masih warga desa yang sama. Sementara itu salah seorang aparat pemerintahan Desa cukir, Kecamatan Diwek. Subandi ( 53 ) ketika dikonfirmasi KeizalinNews selasa (12 /08 / 2020, mengaku bahwa pemerintahan Desa hampir semuanya tidak mengetahui keterlambatan penyaluran Bansos tersebut semestinya dana bantuan tahap 3 itu sudah turun bulan Juli lalu tapi dengan alasan apa sampai saat ini belum turun.

Ditambahkan oleh Subandi yang sehari - hari menjabat sebagai kepala dusun ( Kasun ) di Tebuireng itu, ia juga bingung kenapa Bansos tersebut kok sampai tersendat penyalurannya  padahal untuk bantuan dari Provinsi sudah turun begitu juga bantuan yang lain juga sudah turun.

Subandi juga sempat bertanya dalam hati apa penyebab keterlambatan penyaluran Bansos ini disebabkan Pak Sekdakab yang saat ini masih sakit atau belum atau anggaran yang belum memdapat persetujuan dari Dewan dirinya sempat bertanya - tanya dalam hati tentang dua hal  itu.

"Mestinya kalau dihitung - hitung mestinya Bansos Pemkab ini sudah turun bulan Juli kemarin biasanya kalau ada keterlambatan penyaluran dana pasti ada pemberitahuan dari Pemkab ini tidak ada kabar sama sekali makanya Aparat Pemerintah desa juga bingung sering didatangi  masyarakat penerima bantuan," pungkasnya. (Mukti Abadi)