Sekdakab dan Kepala Dispendukcapil Jombang Terkonfirmasi Covid-19 -->

Advertisement


 

Sekdakab dan Kepala Dispendukcapil Jombang Terkonfirmasi Covid-19

SANGRAJAWALI
Sunday, July 26, 2020

Ilustrasi

KeizalinNews.com | Jombang - Sungguh mengejutkan, justru pejabat penting di Kabupaten malah terkonfirmasi covid-19. Ada 2 orang teras Pemkab Jombang yang menjalani Mereka itu adalah Sekretaris daerah Kabupaten (sekdakab), Akhmad jazuli, Kepala Dispendukcapil, Masduqi Zakaria.

Hal itu di ungkapkan Bupati Jombang, Hj .Mundjidah Wahab. Namun, Bupati selama ini belum menerima informasi mengenai riwayat terpaparnya ini. Tapi sejauh ini yang diketahuinya adalahi Sekdakab tempat tinggalnya di Kabupaten Mojokerto berdinas di Jombang, jadi setiap hari mondar - mandir Mojokerto - Jombang.

Mungkin juga kecapean, meski demikian Bupati menghimbau kepada masyarakat tidak usah panik, sebab semua pelayanan publik tetap berjalan normal seluruh urusan kedinasan yang menjadi tugas pokok dan fungsi sekdakab akan ditangani asisten 1 hingga 3.

Selain Sekda Kepala dinas Kependudukan dan catatan sipil (Dispendukcapil) Masduqi Zakaria yang dinyatakan terkonfirmasi covid 19 kondisi terkhir dilaporkan sehat. Namun sesuai protokol kesehatan tetap harus menjalani Isolasi mandiri sebagai bentuk pencegahan.Di samping itu juga melakukan rapid test terhadap seluruh OPD di Jombang.

Sementara itu, Dr. Puji Umbaran Direktur RSUD jombang .menegaskan bahwa sekdakab akhmad Jazuli bersama isterinya Ny. Nuriyatin menjalani perawatan di RSUD kondisinya dalam pengawasan medis ketat dan dirawat di ruang isolasi Sadewa  RSUD Jombang. Berada satu ruang dengan isterinya, Ny .Nuriyatin sendiri baru  menjalani uji swab (22/07).

"Kondusinya memang kobtak erat jadi butuh perawatan dan baru hari ini diambil uji swab dan diruning ke PCT," kata Puji Umbaran.

Ia juga tidak bisa memaparkan hasil rapid test Nuryatin hasil test tersebut akan keluar sejaligus dengan hasil laboratarium PCR.

"Belum keluar hasilnya, langsung lengkap dengan laboratarium juga," tandasnya.

Puji juga tidak menjelaskan secara lengkap dari mana sekda terpapar virus ini, namun ia menjelaskan. Sekda mengalami gejala seperti batuk, Diare dan demam tinggi disertai pneumonia.

Pada awalnya kondisi sekdakab cukup stabil dan tidak dirawat di rumah sakit, mengingat rumah sakit merupakan zona hitam dan disarankan untuk menjalani di rumah. Namun, Selasa (22/07) subuh kondisinya tak membaik dan semakin sakit sehingga dilarikan ke rumah sakit bersama isterinya. (MUK)