Jono Darsono H.ST Ketua DPD AWMI Kalimantan Barat Akan Bertindak Tegas Terhadap Oknum Aparat Kepolisian Yang Bertindak Arogan

Jono Darsono H.ST Ketua DPD AWMI Kalimantan Barat Akan Bertindak Tegas Terhadap Oknum Aparat Kepolisian Yang Bertindak Arogan
Keizalinnews.com – kalimantan barat, Kubu Raya. Ketua DPD (AWMI) Aliansi Wartawan Muda Indonesia Jono Darsono H.ST Menanggapi tindakan arogan oknum yang tidak bertanggung jawab terhadap wartawan yang sedang bertugas untuk peliputan dilapangan repatnya daerah Kabupaten Kuburaya Provinsi Kalbar tegas nya, salah seorang Oknum Polisi pelaku dugaan kekerasan dan intimidasi terhadap wartawan akhirnya dilaporkan.
Dalam surat tanda penerimaan laporan tersebut tertulis, laporan peristiwa dugaan pelanggaran disiplin yang dilakukan oleh atas nama Hengki Somorangkir berpangkat Bripka sebagai terlapor, dengan pelapor (korban) atas Hendri Susanto. Selasa (12/12/2017).
Oknum Polisi Diduga Intimidasi Wartawan media on line dan tembak Hand Phonen (HP) Hendri Susanto hingga bolong itu sudah dilaporkan.
Dalam laporan tersebut tidak merujuk kepada pelanggaran UU No. 40 Tahun 1999 Tentang Pers, tapi lebih kepada dugaan pelanggaran disiplin polisi dan ini menjadi tugas provam, tugas Div Propam secara umum adalah membina dan menyelenggarakan fungsi pertanggung jawaban profesi dan pengamanan internal termasuk penegakan disiplin dan ketertiban di lingkungan POLRI dan pelayanan pengaduan masyarakat tentang adanya penyimpangan tindakan anggota POLRI.
Sebagaimana diberitakan sebelumnya, Hendri merupakan wartawan media online yang menjadi korban kekerasan dan intimidasi oleh seorang oknum polisi.
Berdasarkan keterangan korban  saat di temui awak MEDIA PATNER GROUP, DAN LSM ADVOKASI RAKYAT JAGA NKRI, beserta saksi, pada saat itu korban sedang menemui asisten kebun kelapa sawit dalam rangka tugas jurnalistik. tiba – tiba datang oknum polisi polsek Batu Ampar dan memanggil – manggil korban dengan emosi dan bahasa yang kurang sopan.
Sambil memanggil-manggil dengan cara tidak sopan, oknum polisi tersebut mengajaknya ke area yang berjarak 600 meter. Setelah sampai, oknum polisi tersebut memaksa meminta hp korban sambil mengeluarkan pistol dipinggangnya dan dalam pergerakan mengeluarkan pistol sedikit mengarahkan ke tubuh korban. Setelah Hp diambil, tanpa diduga oknum polisi tersebut meletakan Hp tersebut di tanah dan menembaknya sampai bolong kemudian melemparkannya ke sungai, Kamis (7/12/2017) sekitar pukul 09.00 WIB.
Dugaan sementara, motif dari kekerasan dan intimidasi tersebut dikarenakan korban mengetahui bahwa adanya dugaan oknum polisi tersebut terlibat pembalakan liar kayu ilegal di Hutan Rakyat Desa Batu Muara Tiga Kecamatan Batu Ampar kayu sebanyak 200 batang UK 4 m. Berada di lokasi ungkap nya.
“Jono darsono h.ST sebagai Ketua DPD Awmi  Aliansi Wartawan Muda Indonesa, dan sebagai Kepala Wilaya MEDIA PATNER GRUP, LSM ADVOKASI RAKYAT JARING GARUDA (NKRI), menegaskan Kepada penegak hukum kusus nya pihak kepolisiaan Agar memproses Oknum yang tidak bertanggung jawab itu,degan benar-benar supaya tidak ada lagi tanggapan miring masyarakat pelaksanaan hukum terhadap penegak hukum kita,” dengan nada kesal!!
“Jono juga berharap jangan ada lagi terjadi intimidasi yang sering terjadi terhadap wartawan, karena wartawan juga dilindungi hukum, dan wartawan juga mitra kerja pemerintah dan aparat-aparat penegak hukum sesuai kontrak kerjasama Bapak Kapolri bersama Dewan Pres dan semua elemen organisasi jurnalis yang ada dinegara kesatuan Republik Indonesia,”tegas nya.
“Ia juga menambahkan agar semua lembaga organisasi media yang ada, mengiring kasus intimidasi dan perusakan Hp salah satu wartawan tersebut sampe tuntas ungkapnya,” dengan tegas (Team/Redaksi)

Subscribe

Thanks for read our article for update information please subscriber our newslatter below

No Responses

Comments are closed.

error: Content is protected !!